Bacaan Sholat Jenazah dan Artinya


Sholat jenazah merupakan sholat yang dilakukan oleh muslim ketika ada muslim yang meninggal. Sholat ini hukumnya fardhu kifayah, artinya wajib dikerjakan oleh sebagian orang yang ada di sekitar tempat dia meninggal, sehingga jika tak ada satu orang pun yang melakukan sholat jenazah di daerah tersebut, maka masyarakat di sekitarnya mendapat dosa semuanya. Sholat ini sebaiknya dilakukan secara

Perkembangan Mazhab Syafi'i

Pemikiran fiqih mazhab Syafi'i diawali oleh Imam Syafi'i, yang hidup di zaman pertentangan antara aliran Ahlul Hadits (aliran yang cenderung berpegang pada teks hadist) dan Ahlur Ra'yi (aliran yang cenderung berpegang pada akal pikiran atau ijtihad). Imam Syafi'i belajar kepada Imam Malik sebagai tokoh ahlul hadits, dan Imam Muhammad bin Hasan asy-Syaibani sebagai tokoh ahlur ra'yi yang juga

Bacaan Sayyidul Istighfar


Salah satu bacaan istighfar yang merupakan abahnya istighfar atau the king of istighfar adalah bacaan Sayyidul Istighfar. Dari namanya sudah jelas, bahwa istighfar ini merupakan bacaan istighfar yang seharusnya menjadi nomor urut pertama apabila kita ingin membiasakan membacanya, artinya jangan sampai bacaan sayyidul istighfar ini ditinggalkan, sementara bacaan istighfar versi lainnya selalu

Keutamaan Shalat Berjamaah

Agar kita lebih semangat lagi dalam melaksanakan shalat berjamaah, berikut ini akan disebutkan beberapa keutamaan shalat berjamaah bagi mereka yang melakoninya.

1. lebih tinggi pahalanya daripada shalat sendiri.
2. terhindar dari gangguan setan.
3. bebas dari neraka dan sifat munafiq
4. didoakan oleh malaikat
5. mendapat pengampunan dosa

Niat Shalat Qadha

Bagi mereka yang akan mengqadha shalat wajib ataupun shalat sunat, disunatkan melafadzkan niat shalat qadha tersebut. Adapun niat di dalam hati tetap hukumnya wajib sebab termasuk rukun shalat. Nah, agar lebih khusyu ketika shalat, lafadkanlah niat shalat tersebut, walaupun tidak ada hadits yang secara tersurat mengemukakan maslalah melafadzkan niat. Adapun golongan orang yang membolehkan

Hukum Qunut

Hukum Qunut Subuh

Hukum qunut pada shalat subuh adalah sunnat muakkad menurut ahli fiqih mazhab Syafi'i. Artinya, jika doa qunut pada saat shalat subuh ditinggalkan, tidaklah membatalkan shalat, namun disunatkan melakukan sujud sahwi. Demikian pula mazhab Maliki mensunatkan melakukan qunut Subuh, sedangkan yang tidak mensunatkan qunut subuh adalah mazhab Hanafi. Sedangkan Mazhab Hambali

Doa Qunut




Salah satu doa sholat yang dibaca dalam sholat subuh adalah doa qunut. Ada 2 versi bacaan qunut atau doa qunut yang dibaca pada saat shalat, diantaranya yaitu :

Doa qunut versi Sayyidina Ali




????????? ????????? ???????? ????????? ??????????? ???????? ?????????? ????????????? ???????? ???????????? ????????? ???? ??????? ??????????? ???????? ????? ??? ????????? ??????? ???????? ?????

Keutamaan Istighfar dan Tata Caranya

Ada beberapa keutamaan istighfar yang diberikan bagi mereka yang suka membiasakan membaca istighfar, diantaranya :
1. Istighfar bisa menghapus dosa. Para ulama membatasi bahwa dosa yang bisa dihapus dengan membaca istighfar adalah dosa-dosa kecil, sedangkan dosa-dosa besar bisa dihapus jika dibarengi dengan taubat nashuha.



?????? ???????? ?????? ???? ???????? ???????? ????? ????????????

Bacaan Istighfar Yang Lengkap


Setiap hari terutama ketika habis shalat, istighfar tidak pernah luput dari mulut kita dan selalu dibaca. Sebagai seorang hamba Allah yang penuh dengan kekhilafan dari berbagai aneka dosa, baik yang disengaja ataupun tidak terasa, sudah sepatutnyalah kita beristighfar mohon ampun dari kejelekan-kejelekan yang kita lakukan sepenjang hari sesegera mungkin ketika kita ingat terhadap kejelakan yang

Qadha Shalat Wajib

Shalat fardhu, wajib dilaksanakan tepat pada
waktunya, berdasarkan firman Allah SWT,



????? ?????????? ??????? ????? ?????????????? ??????? ???????????




�Sesungguhnya Shalat itu adalah
fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.�

(An-Nisaa�: 103).

Oleh karena itu, barangsiapa mengakhirkannya dari waktu yang telah
ditentukan tanpa ada halangan (uzur), maka ia berdosa.

Niat Shalat Rawatib

Untuk bacaan-bacaan niat shalat rawatib, bisa Anda baca dibawah ini

Niat Shalat Sunat Qobla Subuh



????????? ??????? ????????? ???????????? ???????????? ??????????? ??????? ??????? ????????



Usholli sunnatas shubhi rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala.

Aku niat melakukan shalat sunat subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta'ala.

Niat Shalat

Niat Shalat Sunah

Berikut ini bacaan niat shalat sunah yang biasa dilakukan sehari-hari atau dalam waktu tertentu.

Niat Shalat Tahajud



????????? ??????? ???????????? ???????????? ???????????? ??????????? ??????? ??????? ????????



Usholli sunnatat tahajjudi rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala.

Aku niat melakukan shalat sunat tahajud 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena

CARA MEMILIH PEMIMPIN MENURUT ISLAM


Pemimpin negara adalah faktor penting dalam kehidupan bernegara. Jika pemimpin negara itu jujur, baik, cerdas dan amanah, niscaya rakyatnya akan makmur. Sebaliknya jika pemimpinnya tidak jujur, korup, serta menzalimi rakyatnya, niscaya rakyatnya akan sengsara.

Inilah Saat-saat Terdekat dengan Allah

Oleh karena itulah Islam memberikan pedoman dalam memilih pemimpin yang baik. Dalam Al Qur�an, Allah SWT memerintahkan ummat Islam untuk memilih pemimpin yang baik dan beriman:


�Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mu'min. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah. � (An Nisaa 4:138-139)

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimmpin (mu): sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagiaa yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada oarng-orang yang zalim " (QS. Al-Maidah: 51)

"Hai orang2 yang beriman! Janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara-saudaramu menjadi pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan. Dan siapa di antara kamu menjadikan mereka menjadi pemimpin, maka mereka itulah orang2 yang zalim" (At Taubah:23)

"Hai orang2 yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang2 kafir menjadi wali (teman atau pelindung)" (An Nisaa:144)

"Janganlah orang2 mukmin mengambil orang2 kafir jadi pemimpin, bukan orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, bukanlah dia dari (agama) Allah sedikitpun..." (Ali Imran:28)

Selain beriman, seorang pemimpin juga harus adil:

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata, bahwasanya Rasulullah saw bersabda: �ada tujuh golongan manusia yang kelak akan memperoleh naungan dari Allah pada hari yang tidak ada lagi naungan kecuali naungan-Nya, (mereka itu ialah):

1. Imam/pemimpin yang adil
2. Pemuda yang terus-menerus hidup dalam beribadah kepada Allah
3. Seorang yang hatinya tertambat di masjid-masjid
4. Dua orang yang bercinta-cintaan karena Allah, berkumpul karena Allah dan berpisah pun karena Allah
5. Seorang pria yang diajak (berbuat serong) oleh seorang wanita kaya dan cantik, lalu ia menjawab �sesungguhnya aku takut kepada Allah�
6. Seorang yang bersedekah dengan satu sedekah dengan amat rahasia, sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya
7. Seorang yang selalu ingat kepada Allah (dzikrull�h) di waktu sendirian, hingga melelehkan air matanya.
(HR. Bukhari dan Muslim)

�Hai orang-orang yang beriman! Tegakkanlah keadilan sebagai saksi karena Allah. Dan janganlah rasa benci mendorong kamu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena itu lebih dekat dengan taqwa�� (Q.s. Al-Maidah 5: 8)

Keadilan yang diserukan al-Qur�an pada dasarnya mencakup keadilan di bidang ekonomi, sosial, dan terlebih lagi, dalam bidang hukum. Seorang pemimpin yang adil, indikasinya adalah selalu menegakkan supremasi hukum; memandang dan memperlakukan semua manusia sama di depan hukum, tanpa pandang bulu. Hal inilah yang telah diperintahkan al-Qur�an dan dicontohkan oleh Rasulullah ketika bertekad untuk menegakkan hukum (dalam konteks pencurian), walaupun pelakunya adalah putri beliau sendiri, Fatimah, misalnya.

�Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar menegakkan keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau bapak ibu dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya atau miskin, Allah lebih mengetahui kemaslahatan keduanya�. (Qs. An-Nisa; 4: 135)

Dalam sebuah kesempatan, ketika seorang perempuan dari suku Makhzun dipotong tangannya lantaran mencuri, kemudian keluarga perempuan itu meminta Usama bin Zaid supaya memohon kepada Rasulullah untuk membebaskannya, Rasulullah pun marah. Beliau bahkan mengingatkan bahwa, kehancuran masyarakat sebelum kita disebabkan oleh ketidakadilan dalam supremasi hukum seperti itu.

Dari Aisyah ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: adakah patut engkau memintakan kebebasan dari satu hukuman dari beberapa hukuman (yang diwajibkan) oleh Allah? Kemudian ia berdiri lalu berkhutbah, dan berkata: �Hai para manusia! Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu itu rusak/binasa dikarenakan apabila orang-orang yang mulia diantara mereka mencuri, mereka bebaskan. Tetapi, apabila orang yang lemah mencuri, mereka berikan kepadanya hukum�. (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i, Abu Daud, Ahmad, Dariini, dan Ibnu Majah)

�Sesungguhnya Allah akan melindungi negara yang menegakkan keadilan walaupun ia kafir, dan tidak akan melindungi negara yang dzalim (tiran) walaupun ia muslim�. (Mutiara I dr Ali ibn Abi Thalib) Pilihlah pemimpin yang jujur:

Dari Ma�qil ra. Berkata: saya akan menceritakan kepada engkau hadist yang saya dengar dari Rasulullah saw. Dan saya telah mendengar beliau bersabda: �seseorang yang telah ditugaskan Tuhan untuk memerintah rakyat (pejabat), kalau ia tidak memimpin rakyat dengan jujur, niscaya dia tidak akan memperoleh bau surga�. (HR. Bukhari)

Pilih pemimpin yang mau mencegah dan memberantas kemungkaran seperti korupsi, nepotisme, manipulasi, dll:

�Barang siapa melihat kemungkaran, maka hendaknya ia merubah dengan tangannya, jika tidak mampu, maka hendaknya merubah dengan lisannya, jika tidak mampu, maka dengan hatinya. Dan yang demikian itulah selemah-lemahnya iman�. (HR. Muslim)

Pilih pemimpin yang bisa mempersatukan ummat, bukan yang fanatik terhadap kelompoknya sendiri:

Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menyatakan dalam Al Qur�an :
� � Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian, orang-orang Muslim, dari dahulu � .� (QS. Al Hajj : 78)

Dalam menafsirkan ayat di atas, Imam Ibnu Katsir menukil satu hadits yang berbunyi :
�Barangsiapa menyeru dengan seruan-seruan jahiliyah maka sesungguhnya dia menyeru ke pintu jahanam.� Berkata seseorang : �Ya Rasulullah, walaupun dia puasa dan shalat?� �Ya, walaupun dia puasa dan shalat, walaupun dia mengaku Muslim. Maka menyerulah kalian dengan seruan yang Allah telah memberikan nama atas kalian, yaitu : Al Muslimin, Al Mukminin, Hamba-Hamba Allah.� (HR. Ahmad jilid 4/130, 202 dan jilid 5/344)

Ada beberapa sifat baik yang harus dimiliki oleh para Nabi, yaitu: Amanah (dapat dipercaya), Siddiq (benar), Fathonah (cerdas/bijaksana), serta tabligh (berkomunikasi dgn baik dgn rakyatnya). Sifat di atas juga harus dimiliki oleh pemimpin yang kita pilih.

Pilih pemimpin yang amanah, sehingga dia benar-benar berusaha mensejahterakan rakyatnya. Bukan hanya bisa menjual aset negara atau kekayaan alam Indonesia untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Pilih pemimpin yang cerdas, sehingga dia tidak bisa ditipu oleh anak buahnya atau kelompok lain sehingga merugikan negara. Pemimpin yang cerdas punya visi dan misi yang jelas untuk memajukan rakyatnya.

Terkadang kita begitu apatis dengan pemimpin yang korup, sehingga memilih Golput. Sikap golput atau tidak memilih pemimpin merupakan sikap yang kurang baik. Dalam Islam, kepemimpinan itu penting, sehingga Nabi pernah berkata, jika kalian bepergian, pilihlah satu orang jadi pemimpin. Jika hanya berdua, maka salah satunya jadi pemimpin. Sholat wajib pun yang paling baik adalah yang ada pemimpinnya (imam).

http://media-islam.or.id