Kumpulan Khotbah Jum'at

Dalam kehidupan di dunia ini orang sering lupa terhadap apa dan siapa merasakan syukur dan mengharapka segala apa yang dikehendaki, dan kecenderungan sebagai hamba tentunya ada 2 kewajiban yang harus dilakukan, yang pertama yaitu berusaha untuk kehidupan dunia, seperti; bekerja mencari nafkah karena memang kita membutuhkan, dan yang kedua yang tidak boleh kita lupakan adalah beribadah kepada Allah SWT, karena hanya Dia-lah satu-satunya yang patut dan sanggup memberikan jawaban atas seeeeeegala yang kita harap dan inginkan.
Maka dari itu sudah sepantasnyalah apabila di sela-sela kita beraktifitas sehari-hari dalam seminggu, maka pada hari Jum'at kita akan diberi suguhan rohani berupa sholat Jum'at berupa materi tentang keagamaan yang sangat penting untuk kehidupan kita sehari hari.

Pada kesempatan ini ada beberapa contoh Khotbah Jum'at Singkat yang bisa di coba untuk dibaca:

C:\FILE ANE\Templete web\Blog Indonesia\tentang Islam

Sholat Hajat Kubro dan Tata Caranya (tidak mutlaq)

Tidaklah Allah menciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk taat dan beribadah kepada Allah SWT. Begitulah arti dari petikan salah satu ayat dalam Al-Quran.

Dalam kehidupan di dunia ini manusia selaku hamba, pasti terkadang pada satu ketika membutuhkan dan memerlukan sesuatu yang pada saat itu manusia perlukan, maka dalam Islam pun diajarkan bagaimana tata cara melaksanakan ibadah ketika kita sedang memeiliki hajat atau keperluan yang akan kita mohonkan kepada Allah.

Ada beberapa kaifiyah sholat hajat menurut beberapa ulama':

1. Sholat Hajat Kubro (Hajat Besar)

Sama seperti tata cara Sholat Hajat biasa, namun terdapat perbedaan dari segi bacaan surat dan ayat, shalat ini dilaksanakan 2 rokaat, pada rokaat pertama setelah membaca Surah Al-Fatihah, membaca surat Al-Kafirun sebanyak 10 kali, kemudian pada rokaat kedua setelah membaca surat Al-Fatihah membaca surat Al-Ihlas sebanyak 11 kali.

Baca juga : Tata Cara Shalat Hajat

Setelah mengucapkan Salam pertanda sholat telah selesai, kemudian disunahkan untuk sujud kembali sambil membaca "Subhanallah walhamdulillah wala ilaHa illaLlahu HuAllahu Akbar sebanyak 40 kali, kemudian duduk lagi, lalu diteruskan sujud kembali seperti sujud pertama sambil membaca "Assholatu wassalamu alaika Ya Sayyidi Ya Rosulallah hudz bi yadii qollat hiilati adriknii" sebanyak 7 kali, terus bangun dan duduk lagi dan kemudian lakukan sujud kembali seperti yang pertama dan kedua dan membaca ayat "Muhammadurrosulullah, walladzina ma'ahu asyiddaa'u 'alal kuffari ruhamaa'u bainahum ...... dst (terdapat pada Juz: 26, surat Al-Fath, ayat: 29), sebanyak 40 kali.

Setelah selesai dengan dzikir-dzikir tersebut, kemudian duduk bersila dengan membaca Surat Al-Fatihah yang di hadiahkan untuk 1. Nabu Muhammad SAW, 2. Nabiyullah Khidzir A.S., 3. Syeih Abdul Qodir al Jailani, dan yang ke 4. Kepada Al Imam Syafi'i.

Setelah selesai itu semua, tinggal kita berdoa memohon kepada Allah SWT apa yang kita niatkan dan kita harapkan, diupayakan agar berdo'a dengan khusyu', insya Allah, Allah akan mengabulkan do'a-do'a kita. Amiin (Wallahu A'lam).

Ijazah ini diberikan oleh: Syaichuna K.H. Abdul Qodir Al Qudsy

Tata Cara Sholat Hajat

Bismillahirrohmanirrohim.

Tidaklah Allah menciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk taat dan beribadah kepada Allah SWT. begitulah arti dari petikan salah satu ayat dalam Alquran.
Dalam kehidupan di dunia ini manusia selaku hamba, pasti terkadang pada satu ketika membutuhkan dan memerlukan sesuatu yang pada saat itu manusia perlukan, maka dalam Islam pun diajarkan bagaimana tata cara melaksanakan ibadah ketika kita sedang memeiliki hajat atau keperluan yang akan kita mohonkan kepada Allah.

Ada beberapa kaifiyah sholat hajat menurut beberapa ulama':

1. Sholat hajat shughro (kecil)

Sholat ini dilaksanakan 2 rokaat, pada rokaat pertama setelah membaca Alfatihah, membaca surat al-kafirun sebanyak 10 kali, kemudian pada rokaat kedua setelah membaca surat Alfatihah, membaca surat Al Ihlas sebanyak 11 kali.

Setelah salam, kita disunahkan untuk sujud kembali dengan sambil mebaca "Subhanallah walhamdulillah wala ilaHa illaLlahu HuAllahu Akbar sebanyak 40 kali, kemudian duduk lagi dan diteruskan sujud kembali seperti sujud pertama dengan membacar "Assholatu wassalamu alaika Ya Sayyidi Ya Rosulallah hudz bi yadii qollat hiilati adriknii" sebanyak 7 kali, terus bangun dari duduk lagi dan kemudian seperti yang pertama dan kedua sujud kembali sambil membaca "Robbana Atina Fiddunya Hasanah, wafil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar" sebanyak 40 kali.

Setelah selesai dengan dzikir-dzikir tersebut, kemudian duduk bersila dengan membaca Surat Alfatihah yang di hadiahkan untuk 1. Nabu Muhammad SAW, 2. Nabiyullah Khidzir A.S., 3. Syeih Abdul Qodir al Jailani, dan yang ke 4. Kepada Al Imam Syafi'i.

Setelah selesai itu semua, tinggal kita berdoa memohon kepada Allah SWT apa yang kita niatkan dan kita harapkan, diupayakan agar berdo'a dengan khusyu', insya Allah, Allah akan mengabulkan do'a-do'a kita. Amiin (Wallahu A'lam)

Rukun Shalat

Seperti halnya wudu atau mandi besar, sholat pun mempunyai rukun rukun tertentu, walaupun dalam wudu istilahnya bukan dengan kata "rukun" melainkan dengan kata "fardu", namun mempunyai kesamaan arti. Untuk mengetahui perbedaan kedua kata tersebut silahkan baca kembali postingan tentang fardu wudu.

Mengenai jumlah rukun shalat, banyak sekali perbedaan pendapat, bahkan dari kalangan ulama

Bacaan Setelah Shalat Sunat Subuh

Saya kemukakan 2 buah bacaan doa setelah shalat sunat subuh selain di artikel ini Hadits yang pertama riwayatnya berasal dari Abi Malih. Tulisan arabnya bisa dilihat di bawah ini :


????? ?? ????? ???????? ????? ??? ????? ????? ??? ???? ???? ???? ?????? ?? ?????


"Allohumma robba jibriila wa isroofiila wa miikaa-iila wa muhammadin nabiyyi shollalloohu 'alaihi wasallam. A'uudzubika minan

Bacaan Setelah Shalat Ba'diyyah Maghrib

Shalat ba'diyyah maghrib merupakan salah satu dari shalat Rawatib yang hukumnya sunat muakkad. Jika kita selesai mengerjakan shalat ba'diyyah maghrib, disunatkan membaca do'a khusus setelah selesai salam dari shalat ba'diyyah maghrib. Doanya adalah :

?? ???? ?????? ???????? ??? ?????? ??? ????

Yaa muqollibal quluubi wal abshoori tsabbit quluubanaa 'alaa diinik"
Artinya :
Wahai Yang

Bacaan di Kala Sakit

Seminggu lamanya blog ini tidak tersentuh. Selama itu pula Saya dan sekeluarga mendapat ujian sakit saling bergantian. Mungkin pengaruh perubahan cuaca yang ekstrim dan stamina badan yang kurang fit yang membuat kami dan pada umumnya masyarakat banyak yang sakit di daerah kami. Namun agama Islam telah mengatur masalah ini. Jika datang sakit kepada diri kita atau keluarga kita, maka

Dalil Puasa Senin Kamis


Seperti telah kita maklumi bahwa puasa Senin Kamis merupakan salah satu puasa sunat yang sangat dianjurkan pelaksanannya. Banyak hikmah yang terkandung di dalamnya, dan ini hanya bisa dirasakan oleh mereka yang selalu mendawamkannya.

Agar lebih yakin melaksanakan puasa ini, berikut Saya kemukakan beberapa hadits shohih yang menjadi dasar atau dalil melakukan puasa Senin Kamis.



????

Doa Susah Tidur

Mungkin sebagian dari sobat pernah mengalami gangguan susah tidur. Banyak penyebab ynng menjadi faktor pencetus sulit tidur. Bisa karena punya masalah yang belum terselesaikan, penyakit yang diderita dan faktor lainnya.


Seorang muslim yang mengalami hal tersebut disarankan untuk selalu bersabar dan selalu ingat kepada Alloh. Dzikir atau doa yang sebaiknya dibaca ketika mengalami kondisi

Amalan Sesudah Shalat Sunat Fajar

Shalat sunat fajar atau shalat sunat qobla subuh merupakan shalat rawatib yang keutamaanya melebihi dari shalat sunat rawatib yang lainnya. Bahkan di dalam hadits disebutkan bahwa shalat sunat fajar keutamaanya melebihi dunya dan seisinya. Ada amalan tertentu yang disarankan oleh para ulama yang sebaiknya diamalkan setelah shalat sunat fajar sebelum melaksanakan shalat subuh. Amalan sesudah

Amalan Ba'da Shalat Jum'at

Seperti biasa, setelah shalat fardu selesai, disunatkan untuk melakukan wirid atau bacaan sesuadah shalat fardu, seperti tasbih, tahmid, takbir dan do'a.Namun untuk shalat Jum'at, ada bacaan lain yang disarankan untuk dibaca setelah selesai melaksanakan shalat jum'at. Bacaan itu dibaca setelah beres membaca wirid shalat seperti biasanya dan masih dalam keadaan duduk tawaruk.Ini dia

Syarat Khutbah Jum'at

Syarat khutbah jum'at adalah sebagai berikut :

Suci dari 2 hadats yakni hadats kecil dan hadats besar. Hadats kecil adalah hadats yang menyebabkan dia harus berwusu, sedangkan hadas besar adalah keadaan seorang yang mesti mandi wajib.


Suci dari berbagai najis di tempat khutbah, pakain dan badannya termasuk barang yang dipegang ketika khutbah seperti mic, naskah khutbah dan lainnya.

Rukun Khutbah Jum'at

Seperti halnya shalat, khutbah pun mempunyai rukun, artinya jika unsur yang dijadikan rukun ini tidak ada dalam khutbah, maka khutbahnya tidak akan jadi dan otomatis shalat jum'atnya pun tidak akan sah.


Rukun khutbah jum'at terdiri dari :

membaca hamdallah
membaca shalawat
wasiat dengan taqwa
membaca ayat Al Quran yang bisa dipahami pada khutbah ke 1 atau ke 2, dengan demikian